Beranda » Tak Berkategori » Adventure at Nusakambangan

Adventure at Nusakambangan

Malam! Di post kali ini aku mau mengisinya dengan cerita!

Waktu itu kami sekeluarga pergi buat berwisata di pulau Nusakambangan. Untuk mencapainya, kita harus menyebrang dengan menggunakan sebuah perahu dari Teluk Penyu, Cilacap. Seru juga, sih. Tapi kita menelusuri dulu daerah pinggir pulau Nusakambangan yang sebagian besar masih terdiri dari hutan rimba dan belum terjamah oleh tangan manusia. Yang dijadikan tempat wisata hanya sebagian kecil dari pulau itu saja. Sementara, jauh di barat, dimana ombak sudah kencang dan tinggi, ada sebuah penjara yang didirikan jauh dari peradaban dan terletak di tengah laut. Penjara ini dikhususkan bagi penjahat-penjahat kelas kakap. Pembunuh atau perampok misalnya. Mungkin didirikan di tengah laut supaya tawanan nggak bisa kabur kali ya? Kalau nggak ada izin, wisatawan nggak boleh ke sana.

Kita akhirnya menelusuri daerah pinggir pulau Nusakambangan, tentu saja dengan kapal karena kedalaman air sudah mencapai ratusan meter. Semakin mendekati samudera, daerah pinggir pulau itu sudah tidak diisi dengan pasir lagi, melainkan dengan batu-batuan licin dan sudah terkikis ombak. Ada juga sebuah gua yang bernama gua Gembok, yang terendam air. Pemandangannya sangat indah, tapi harap diperhatikan bahayanya juga, airnya sudah sangat dalam!

Lama kelamaan kita sudah mulai mendekati laut lepas. Hal itu ditandai dengan semakin kencangnya ombak yang menerpa perahu kita. Sudah nggak ada lagi perahu kecil seperti yang kita naiki yang menjelajah sampai ke sini. Yang sejajar sih ada, tapi itu kapal yang besar banget. Nggak bisa dibandingkan! Airnya sudah berwarna biru gelap dan kapal kita mulai bergoyang ke kanan dan ke kiri, semakin lama semakin miring. OH NOOO!!!

Akhirnya, cepat-cepat kita buru-buru berbalik sambil tancap gas sekencang-kencangnya, deh. Sambil membaca doa-doa keselamatan, aku ngegenggam erat-erat HP – beberapa saat kemudian baru nyadar, ngapain megang HP? Oke, abaikan.

Akhirnya kita selamat dari “amukan” ombak barusan. Padahal kayaknya baru aja nyampe di kawasan samudra, kok kita langsung “diusir”, sih? Tadi itu kan udah kawasan laut lepas aka samudra, dan baru aja nyampe kita udah disambut dengan sambutan ombak yang…huuuhhh…mengerikaaan! Tadi aja kita dikasih tontonan live ada ombak bergulung gede banget beberapa ratus meter (kelihatan, lho!) di kawasan samudra sana yang mungkin siap memutarbalik perahu kecil gini. Nakutin banget!

Berusaha melupakan kejadian barusan, akhirnya aku mainan aja sama air laut yang warnanya sudah mulai agak biru muda. Akhirnya kita mulai foto-foto sambil sesekali memotret pemandangan alam di pinggiran pulau Nusakambangan lagi.

Lanjut ke part 2 deh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s